top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cilegon 127 Tahun Setelah Geger

Cerita tentang Kota Cilegon di pesisir utara Banten. Masyarakat agraris yang tumbuh di antara geliat industri.

17 Jun 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Rumah Asisten Residen Johan Hendrik Hubert Gubbels (sekarang menjadi rumah dinas Walikota Cilegon). (Bonnie Triyana/Historia.ID).

Diperbarui: 20 Nov 2025

LIMA orang polisi pamong praja menyambut kami di depan rumah dinas wali kota Cilegon, Rabu dua pekan lalu. Satu di antaranya, bertubuh tambun dengan pakaian seragam ketat, membuat kancing-kancingnya hampir copot, melayani pertanyaan kami dengan baik hati. Tak semua tahu sejarah, tapi mereka semua bisa menjawab secara meyakinkan kalau rumah dinas pejabat tertinggi di kotanya itu adalah bangunan dari zaman Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page