- 1 Jun 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 Jul
IKLAN sebuah perusahaan ritel ternama karya sutradara Dimas Djay beberapa waktu lalu membuat heboh warganet. Iklan kocak itu menampilkan aksi delapan ibu-ibu kelompok kasidah Nurul Syifa. Sebuah iklan perusahaan transportasi daring juga menampilkan kasidah sebagai pengiring jualannya di layar kaca. Kasidah memang laku kala Ramadan.
Menurut Japi Tambajong dalam Ensiklopedi Musik, kasidah merupakan bentuk puisi Arab pra-Islam. Kemudian ia menjadi media mewujudkan pemahaman iman secara Islam, dan alat dakwah. Japi menulis, di Indonesia definisi kasidah bukan dilihat sebagai sastra, tapi sebagai musik.
Virus Kasidah Modern
Dalam khazanah musik Indonesia, kasidah menjadi semacam pelengkap orkes gambus. Moeflich Hasbullah dalam Islam dan Transformasi Masyarakat Nusantara menulis, penyanyi orkes gambus kasidah pertama di Jawa yang menyanyikan lagu-lagu Arab dan Indonesia adalah Rofiqoh Dharto Wahab, yang meniti karier sebagai seorang qariah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















