top of page

Djoko Pekik dan Trilogi Celeng

Celeng itu serakahnya membabi-buta, perusak, kalau jalan enggak lurus dan sesuka hatinya mentang-mentang dia raja, kata Djoko Pekik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pelukis Djoko Pekik. (Dok. Bentara Budaya).

13 Agu 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 23 Apr

PATUNG seosok lansia bertelanjang dada dengan jemari tangan kanannya mengapit rokok itu terduduk di atas sebuah batu. Bersanding di sisi kirinya dua sosok lain mengusung celeng atau babi hutan gemuk yang sudah tak berdaya. Kedua karya itu memang dihasilkan dari dua pematung berbeda tapi yang menyatukan keduanya adalah sama-sama terinspirasi seniman senior Djoko Pekik.


Sosok patung seorang uzur itu tak lain adalah figur Djoko Pekik sendiri karya pematung Dunadi. Patung tersebut dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan untuk Djoko Pekik pada acara “Pekik’an Jejeran Djoko Pekik” di Taman Yakopan, kawasan rumah budaya Omah Petroek, Sleman, Yogyakarta, 29 Mei 2023.


Adapun patung yang menggambarkan dua orang memanggul celeng dalam keadaan terbalik dengan keempat kaki terikat merupakan patung karya Pramono yang sudah dibuat satu dekade lewat. Patung ini terinpirasi dari karya Djoko Pekik paling dikenal, Indonesia 1998: Berburu Celeng.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page