top of page

Duel God Bless vs Soneta Group

Perseteruan musik rock dan dangdut. Achmad Albar pun kemudian menyanyi dangdut.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Achmad Albar, vokalis grup rock legendaris God Bless. (Fernando Randy/Historia.ID).

16 Agu 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 8 Mar

MALAM 31 Desember 1977 di Istora Senayan, Jakarta. Duel dua band besar yang berpengaruh dalam blantika musik Indonesia. Di awal acara, ketika gong berbunyi, wakil band masing-masing membawa dua ekor burung merpati lalu melepaskannya ke angkasa. Tak hanya dua merpati, balon-balon pun dilepas ke udara.


Seorang penonton maju membawa koin untuk mengundi siapa yang lebih dulu naik panggung. Alhasil, God Bless tampil lebih dulu. Kala itu, God Bless diawaki Teddy Sunjaya (drum), Yocky Soeryoprayogo (organ), Ian Antono (gitar), Donny Fattah Gagola (bass), dan tentu saja Achmad Syech Albar sebagai vokalis.


“Dengan peralatan yang berkekuatan 4.000 watt, Achmad melepaskan lagu-lagu Carry on Warward Son, Silver Spoon, She Pass Away, You Have it All, —juga hitnya Neraka Jahanam,” demikian laporan majalah Tempo, 14 Januari 1978. Saat itu, God Bless sudah merilis album rock, yang meski comot sana-sini, terbilang hebat dalam sejarah musik rock Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page