top of page

Duka Kemal Idris Dibuang ke Yugoslavia

Kemal Idris ditunjuk Soeharto menjadi duta besar di Yugoslavia. Didubeskan berarti pembuangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kemal Idris (kanan) dan Maraden Panggabean. (Repro Kemal Idris Bertarung dalam Revolusi).

11 Apr 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 4 Mei

BEOGRAD, Yugoslavia, suatu hari di tahun 1974. Duta Besar Kemal Idris terlibat perdebatan sengit dengan Menlu Yugoslavia Melos Minie. Perdebatan mereka berkisar tentang reschedule utang Indonesia pada Yugoslavia. Kemal bersikeras agar Menlu Yugoslavia meneruskan ke pimpinannya agar mau reschedule utang Indonesia.


“Pemerintah Indonesia akan membayar hutang itu semampu Indonesia mengembalikan tanpa ada pembatasan jumlah dan waktunya karena terikat dengan aturan IGGI,” kata Kemal sambil menggebrak meja, dikutip Rosihan Anwar, dkk. dalam biografi Kemal Idris Bertarung dalam Revolusi.


Kemal menyadari sikap emosionalnya itu salah. Oleh karenanya dia langsung meminta maaf kepada menlu dan pejabat lain yang hadir. Namun, di luar dugaannya, upayanya tersebut membuahkan hasil. Pemerintah Yugoslavia bersedia mengadakan pembicaraan tentang reschedule utang Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page