top of page

Enam Film untuk Merespons Panggilan Perjuangan Kebebasan

Sebuah laku untuk memaknai panggilan akan solidaritas dan perjuangan kebebasan lewat enam film Pameran “Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Cuplikan dalam film "Spell Reel", salah satu film yang akan diputar dalam program "Call and Response" (spectre-productions.com)

10 Feb 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 1 Jul

PERJUANGAN untuk kebebasan dengan solidaritas yang mengikutinya, di manapun masih relevan disuarakan sekalipun tidak dalam situasi peperangan. Untuk itulah pemutaran film bertema “Call and Response” hadir, guna mengajak publik untuk berkaca dan memaknainya lewat enam film yang diputar di Galeri Nasional, Jakarta, setiap Jumat malam dari 4-25 Februari 2022.


Program itu merupakan bagian dari Pameran “Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak” yang diprakarsai Galeri Nasional dan Goethe Institute dan dihelat 28 Januari-27 Februari 2022. Enam film ini melengkapi 50 karya seni rupa lain yang turut ditampilkan dalam pamerannya. Semua menjadi medium bagi publik untuk  merefleksikan, memaknai, dan menjawab panggilan terhadap perjuangan kebebasan yang terjadi di manapun, bukan hanya Indonesia.


Menurut salah satu kurator pameran, Grace Samboh, beberapa perupa yang karya-karyanya ditampilkan dalam pameran punya keterkaitan tersendiri dengan para filmmaker, terutama film dokumentasi yang satu gagasan soal perjuangan kebebasan. Grace merujuk pada seniman Kuba yang satu karya grafisnya sudah jadi koleksi di pameran tetap Galeri Nasional sejak 1995, yakni Belkis Ayón Manso.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page