top of page

Enam Olimpiade yang Direcoki Boikot (Bagian II)

Gejolak politik Perang Dingin acap jadi persoalan yang memicu gerakan boikot olimpiade. Indonesia dua kali melakoninya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Paris yang untuk ketiga kalinya jadi tuan rumah olimpiade musim panas pada 2024 (olympics.com)

18 Jul 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

KENDATI Israel ramai dikecam akibat aksi genosidanya di Palestina dan seruan boikot terhadap kontingennya di Olimpiade Paris 2024 mengemuka, International Olympic Committe (IOC) tutup mata dan telinga. Kontingen Israel diistimewakan dengan dibolehkan mengusung benderanya. Perlakuan berbeda diterima kontingen Rusia, di mana atlet-atletnya hanya dipaksa berstatus negara netral tanpa boleh mengusung bendera negaranya.


“Adanya sejumlah boikot menjadi ironis tersendiri karena salah satu gagasan utama di balik olimpiade modern adalah menciptakan komunitas olahraga internasional yang bebas dan tidak akan termanipulasi politik negara,” ungkap John Horne dan Garry Whannel dalam Understanding the Olympics.


Namun seruan boikot bukan kali ini saja terjadi. Dalam beberapa olimpiade musim panas modern, boikot bahkan pernah terjadi, bukan hanya seruan. Berikut beberapa Olimpiade yang direcoki boikot sejumlah partisipannya:

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Cristiano Ronaldo memilih putus sekolah untuk bermain sepakbola. Dijuluki Si Lebah Kecil.
Cristiano Ronaldo memilih putus sekolah untuk bermain sepakbola. Dijuluki Si Lebah Kecil.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
transparant.png
bottom of page