top of page

Evolusi Ritsleting

Butuh waktu lama meyakinkan dunia mode untuk menggunakan ritsleting bagian dari desainnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

7 Mei 2019
3 menit membaca

Zipper dalam bahasa Inggris atau ritsleting, telah melewati beberapa tangan penemu untuk mengembangkan fungsinya. Namun, tak ada yang mampu meyakinkan masyarakat untuk menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari. Majalah dan industri feysenlah yang membuat ritsleting menjadi populer seperti sekarang.


Sebelum ritsleting ditemukan, masyarakat masih memakai kancing yang berderet-deret. Alih-alih untuk tas atau baju, pertama-tama ritsleting digunakan pada sepatu bot.

Setelah di terima di dunia mode, pada 1939, sekira 300 juta ritsleting dijual. Perang Dunia II membuat penjualannya menurun terutama di Amerika. Namun kembali bangkit pada akhir 1940-an dengan penjualan melampaui satu miliar per tahun.


Penutup Pakaian Otomatis


Elias Howe dan rancangan ritsletingnya
Elias Howe dan rancangan ritsletingnya

Elias Howe adalah penemu mesin jahit yang menerima paten pada 1851 untuk “Automatic, Continuous Clothing Closure” atau Penutup Pakaian Otomatis dan Berkelanjutan. Namun, cukup sampai di situ saja. Dia tak memasarkan penemuannya. Akibatnya, dia pun melewatkan kesempatan untuk mendapat julukan Bapak Ritsleting.

Clasp Locker


Judson dan rancangan ritsleting miliknya
Judson dan rancangan ritsleting miliknya

Penemu asal Chicago, Whitcomb Judson memasarkan ciptaannya, Clasp Locker, yang mirip dengan yang dipatenkan oleh Howe. Bersama pengusaha Kolonel Lewis Walker, Whitcomb meluncurkan Universal Fastener Company untuk memproduksi perangkat barunya itu. Clasp Locker pun memulai debutnya dalam Pameran Dunia Chicago 1893. Produknya suskses secara komersial.


Ritsleting miliknya itu menjadi yang pertama kali dipasarkan. Karenanya Whitcomb Judson dipuji sebagai penemu ritsleting. Namun, patennya pada 1893 itu tak menggunakan kata Zipper.


Pengait terpisah


Sundback dan rancangan ritsletingnya
Sundback dan rancangan ritsletingnya

Seorang insinyur listrik kelahiran Swedia, Gideon Sundback menjadikan bentuk ritsleting seperti yang dikenal kini. Awalnya, Sundback bekerja di Universal Fastener Company. Berkat keterampilannya dan pernikahannya dengan putri manajer pabrik, posisinya naik menjadi kepala desainer di perusahaan itu.


Dia memperbarui sistem ritsleting yang sudah ada sebelumnya. Desainnya memiliki dua baris gigi yang menghadap satu sama lain, yang kemudian terdorong tertutup oleh sebuah penggeser. Patennya untuk pengait terpisah ini dikeluarkan pada 1917.


Zipper



Nama Zipper baru dikenal setelah B.F. Goodrich Company pada 1921 memutuskan untuk menggunakan pengait Gideon pada sepatu bot karet. Sepatu bot dan kantong tembakau adalah dua kegunaan utama risleting selama tahun-tahun awal penciptaannya. Butuh 20 tahun lagi meyakinkan indsutri mode untuk serius mempromosikan pengait bagi pakaian mereka.


Ritsleting dan pakaian


Iklan pakaian anak dengan ritsleting yang katanya membuat mereka bisa memakai pakaiannya sendiri.
Iklan pakaian anak dengan ritsleting yang katanya membuat mereka bisa memakai pakaiannya sendiri.

Ritsleting berhasil masuk ke industri pakaian lewat iklan. Ini mulai terjadi pada awal 1930-an oleh produsen ritsleting untuk pakaian anak-anak. Namun iklan ini hanya berumur pendek. Baru pada 1937 ritsleting berubah menjadi mode.


Ritsleting dekoratif


Poster koleksi terbaru Schiaperelli yang menampilkan ritsleting sebagai hiasan
Poster koleksi terbaru Schiaperelli yang menampilkan ritsleting sebagai hiasan

Adalah Elsa Schiaperelli memamerkan ritsleting dalam koleksi musim semi 1935. Schiaparelli adalah salah satu perancang mode pertama yang menjadikan ritsleting sebagai elemen gaya dalam desain fesyen. Dia menggunakan ritsleting berwarna cerah pada pakaian olahraga pada 1930, dan menjadikan ritsleting dekoratif berukuran besar dalam koleksi gaun malam pada 1935. Ritsleting akhirnya menjadi ikon desainnya. Sementara itu desainer lain menganggap ritsleting hanya sebagai pengait dan mencoba menyembunyikannya.


Ritsleting samping


Ilustrasi ritsleting samping
Ilustrasi ritsleting samping

Pada pertengahan abad ke-20, celana perempuan umumnya menampilkan ritsleting samping. Norma-norma sosial pada 1940-an dan 1950-an mempengaruhi mode ini. Ritsleting samping juga membuat garis yang lebih halus dalam bentuk celana panjang ketika itu. Sementara jeans dengan ritsleting depan membuat bentuknya lebih menonjol dan terasa tebal.


Modern ritsleting



Pencapaian besar berikutnya untuk ritsleting datang ketika muncul alat pembuka di kedua ujungnya, seperti pada jaket, sehingga bisa membuka di kedua sisi bagian. Hari ini ritsleting pun digunakan di mana-mana dan digunakan dalam pakaian, koper, barang-barang kulit dan benda-benda lainnya yang tak terhitung jumlahnya.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Kumis dalam sejarah masyarakat Eropa tidak semata-mata selera pribadi, tetapi juga dipengaruhi kontrol sosial hingga citra pahlawan militer yang heroik.
Kumis dalam sejarah masyarakat Eropa tidak semata-mata selera pribadi, tetapi juga dipengaruhi kontrol sosial hingga citra pahlawan militer yang heroik.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
transparant.png
bottom of page