top of page

Gambar Erotis dari Shunga ke Hentai

Meski dilarang, para samurai, pedagang, dan ibu rumah tangga diperkirakan mengoleksi gambar erotis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sumber: www.bobkessel.com. Ilustrasi: Micha Rainer Pali

6 Mar 2012
4 menit membaca

Diperbarui: 18 Des 2025

KETELANJANGAN di masa Tokugawa, atau dikenal juga sebagai era Keshogunan Edo (1603-1868), adalah hal lumrah. Di pemandian umum, lelaki dan perempuan bisa melihat alat kelamin masing-masing dengan jelas. Tak heran jika seni shunga menjadi populer. Dengan tampilan model berpakaian lengkap, ia terasa lebih estetis dan menggoda alih-alih erotis. 


Shunga merupakan karya seni lukis bergaya ukiyo-e yang menggunakan metode printing kuno, dengan papan kayu sebagai plat cetakan. Biasanya menampilkan adegan percintaan lelaki dan perempuan, perempuan dan perempuan, lelaki dewasa dengan lelaki dewasa, atau lelaki dewasa dengan pemuda. Shunga merupakan istilah Jepang yang merujuk pada “gambar erotis”. Secara harfiah shunga berarti “gambar musim semi” sementara “musim semi” sendiri dalam bahasa Jepang merupakan eufemisme dari seks.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page