top of page

Haji yang Ikut Belanda

Awalnya sebagai utusan Sentot Alibasah ke pihak Belanda, Haji ini kemudian dipercaya pihak Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sentot Alibasa Prawirodirdjo dan anak buahnya disatukan Belanda menjadi Barisan Ali Basa usai Perang Jawa. Ada seorang haji yang dipercaya Belanda di dalamnya. (Repro Sentot alias Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo).

27 Mar 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 25 Agu

PADANG menjadi kota penting bagi bekas kombatan Diponegoro dari Barisan Sentot Alibasa setelah Perang Jawa berakhir. Usai “menyeberang” ke pihak Belanda, di antara mereka ada yang hidup dengan tunjangan cukup besar. Sekira 40-an dari mereka bahkan mendapat jatah tanah ladang untuk melanjutkan hidup di sana dan Beberapa di antaranya mendapat pasangan hidup perempuan Minangkabau.


“Yang cukup menarik dipandang adalah besarnya pensiun yang diberikan Pemerintah Belanda kepada para kiai bekas barisan Sentot. Yang tertinggi adalah Haji Nisa, menetap di Padang, menerima pensiun tidak kurang dari 224 gulden sebulan. Mungkin karena dia juga dianggap mengepalai semua orang asal suku Jawa di sana,” tulis Rusli Amran dalam Cerita-cerita Lama dalam Lembaran Sejarah.


Tunjangan lebih 200 gulden yang diterima Haji Nisa tentu amat besar. Sebab, pada 1940 saja harga emas masih sekitar 2 gulden per gram. Namun, tak banyak catatan tentang Haji Nisa. Sebab, sumber-sumber Belanda tak mengeja namanya sebagai Haji Nisa, melainkan Hadjie Nissoeh atau Hadji Nisoeh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page