top of page

Hitler Seniman Medioker

Mengadu nasib ke kota besar berbekal bakat melukis, Hitler justru hidup terlunta-lunta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Adolf Hitler kala mengunjungi pembukaan Haus der Deutschen Kunst atau Wisma Seni Jerman di Munich pada Juli 1937 (Foto: Bundesarchiv/Repro "LIFE, 30 Oktober 1939")

5 Feb 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Apr

DENGAN ekspresi pilu, Adolf Hitler terduduk di tumpukan tulang-belulang. Di belakangnya, gejolak perang tampak mulai tak berhenti memakan korban rakyat. Begitulah penggambaran sebuah lukisan yang mendeskripsikan Hitler sebagai Kain dalam kisah ternama di Alkitab Perjanjian Lama. Lukisan itu seolah ingin menegaskan Hitler sebagai Kain yang membunuh Habel sebagai representasi rakyatnya sendiri.


Kain dan Habel adalah dua anak pertama Adam dan Hawa yang saling bunuh. Kain yang membunuh Habel, dihukum menjadi pengembara sepanjang hayat. Dalam hal ini, Hitler diibaratkan seperti Kain yang bertualang sebagai penjahat perang.


Salah satu mahakarya yang dibuat pada 1944 itu dipamerkan secara permanen di Deutsches Historisches Museum, Berlin, Selasa, 4 Februari 2020. Lukisan itu didapatkan dari keluarga sang seniman yang 75 tahun menyimpannya. Grosz merupakan seniman eksil asal Jerman yang mencari suaka ke Amerika Serikat pada 1930 dan acap menciptakan karya bertema politis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Sempat kurang laku di awal kemunculannya, Barbie kemudian menjadi mainan populer dan ikonik di dunia. Barbie mengubah konsep permainan boneka bagi remaja.
Sempat kurang laku di awal kemunculannya, Barbie kemudian menjadi mainan populer dan ikonik di dunia. Barbie mengubah konsep permainan boneka bagi remaja.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
transparant.png
bottom of page