top of page

I Nyoman Ngendon, Perupa Pita Maha yang Terjun ke Medan Perang

I Nyoman Ngendon membuat poster-poster perjuangan dan memimpin kelompok gerilyawan. Dianggap berbahaya, ia ditangkap dan dieksekusi mati.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan The Hermit Bagawan Darma Swami is Fed by Wild Animals ini disinyalir karya I Nyoman Ngendon, perupa Bali anggota Pita Maha. (Museum Nasional Indonesia).

  • 23 Nov 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 29 Jan

ASOSIASI seni Pita Maha, yang didirikan pada 29 Januari 1936 di Ubud, menaungi sekitar 150 seniman dari berbagai desa di Pulau Dewata. Salah satunya adalah I Nyoman Ngendon, pelukis yang menjadi ikon utama seni lukis aliran Batuan era 1930-an hingga 1940-an.


Ngendon belajar melukis dari I Dewa Nyoman Mura. Menurut antropolog Amerika, Hildred Geertz dalam Storytelling in Bali, Ngendon membuat lukisan pertamanya pada 1933 ketika berusia sekitar 22 tahun. Selain aktif melukis, pria yang pernah terlibat dalam pertunjukan drama tari siang hari untuk orang asing itu juga seorang penjual ukiran kayu untuk turis. Ia juga disinyalir pernah bekerja di toko ukiran kayu yang dikelola oleh Brahmana Siwa, ayah dari teman dekatnya, Ida Bagus Putu Boen Sentoelan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
Sebuah kelompok astronom, yang dipimpin orang Indonesia, menemukan planet baru yang terbentuk secara tak lazim.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Indonesia berlimpah warisan budaya. Pengembangannya tergantung sikap masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Segala permasalahan tak harus selesai dengan adu otot. Hanya dengan kepala dingin, semua masalah akan mencair.
Meski prestisius dan tertua plus selalu melahirkan bintang, All England acapkali disebut kejuaraan dunia bayangan.
Meski prestisius dan tertua plus selalu melahirkan bintang, All England acapkali disebut kejuaraan dunia bayangan.
Sama-sama besar namanya, sama-sama tragis pula nasibnya.
Sama-sama besar namanya, sama-sama tragis pula nasibnya.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
transparant.png
bottom of page