top of page

Jejak Samar di Kota Merah

Lima tahun di Semarang, Henk Sneevliet meninggalkan pengaruh politik yang kuat. Meski demikian, kenangan terhadap dirinya serupa kepingan puzzle yang tak lengkap.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Henk Sneevliet (paling kiri, membelakangi kamera) di Semarang tahun 1915. (Henk Wakker/Herdenking Commite).

8 Okt 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 13 Apr

MEI 1913, kesempatan itu datang. Hanya tiga bulan setelah tiba di Hindia Belanda, dan sempat bekerja di Surabaya sebagai staf editor Soerabajaasch Handelsblad, Henk Sneevliet hijrah ke Semarang. Ia menyambut tawaran yang lebih menarik, menggantikan DMG Koch sebagai sekretaris Semarang Handelsvereeniging. Bagi Sneevliet, kepindahan ini punya arti penting. Bukan soal gaji besar, lebih dari itu, keinginan menemukan suasana yang cocok bagi aktivitas pergerakan. 


Merujuk Ruth T. McVey, Semarang pada masa itu tumbuh menjadi pusat kepentingan komersial orang-orang Eropa yang hendak membangun pasar di Jawa. Kota ini tengah membentuk dirinya menjadi enclave industri besar yang menyerap banyak tenaga kerja dari wilayah hinterland. Keberadaan kelas buruh menciptakan suasana revolusioner lebih kental dari kota-kota besar lain di Hindia Belanda. 


Sejarah mencatat, selama berada di Semarang, anggota Partai Buruh Sosial Demokrat Belanda (SDAP) itu aktif melakukan kerja-kerja revolusioner: menyokong aktivitas Serikat Pekerja Kereta Api dan Trem (VSTP), mendirikan Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda (ISDV), memerahkan Angkatan Laut dan tentara Belanda, serta menyusupkan paham marxisme di kalangan aktivis pergerakan nasional. Ikhtiar Sneevliet melahirkan manusia-manusia radikal seperti Semaoen, Darsono, dan Mas Marco Kartodikromo yang gencar melakukan perlawanan politik terhadap pemerintah kolonial. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Fabio Quartararo dan Johann Zarco mengulang sejarah enam dekade MotoGP yang ditorehkan Pierre Monneret dan Jacques Collot. Siapa mereka?
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Setidaknya ada sebelas pemain dunia yang pernah menjajal akting. Berikut lima di antaranya.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Lagu-lagunya abadi. Dari soal cinta sampai protes antiperang.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
Vaksin corona yang jadi harapan untuk mengatasi pandemi diprediksi baru bisa diproduksi massal pada 2021. Sebelum vaksin ditemukan, cacar menjadi penyakit amat mematikan. Bisa dikendalikan setelah pemvaksinan massal.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
transparant.png
bottom of page