top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jejak Soemantri Brodjonegoro Diteruskan Anaknya

Ayah dan anak ini sama-sama menjadi menteri. Waktu jadi rektor, Soemantri menghadapi demontrasi mahasiswa UI, sedangkan Satryo didemo ASN.

20 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Soemantri Brodjonegoro dan Satryo Soemantri Brodjonegoro, ayah dan anak yang sama-sama menjadi menteri di era yang berbeda. (Universitas Indonesia dan Wikimedia Commons).

Diperbarui: 30 Des 2025

MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementeriannya. Aksi itu diduga dipicu oleh sikap sang menteri yang dinilai kasar dan arogan. Satryo disebut suka pecat pegawai semena-mena hingga menggampar pekerja di rumah dinas. Beredar pula isu rencana mutasi besar-besaran oleh Menteri Satryo di kementeriannya dalam rangka penghematan anggaran negara. Namun belakangan, Satryo membantah tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page