top of page

Jenderal Spoor dan Peristiwa Sulawesi Selatan

Panglima Tertinggi Tentara Belanda di Indonesia itu tidak setuju dengan aksi-aksi brutal militer Belanda di Sulawesi Selatan namun tidak berupaya menghukum para pelakunya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letnan Jenderal Spoor saat memeriksa pasukan. (Wikimedia Commons).

27 Mar 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

SEJARAWAN Anhar Gonggong masih ingat bagaimana Andi Bekkeng, mengisahkan proses kematian ayahnya, Andi Pananrangi. Bekkeng yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Pananrangi menjadi saksi bagaimana pada suatu hari di bulan Desember 1946, Pananrangi dijemput dari Penjara Pare-Pare oleh sekelompok serdadu Belanda.


“Paman saya itu menceritakan sepanjang jalan menuju tempat eksekusi, di dalam truk militer ayah saya disiksa,” ungkap lelaki kelahiran Pinrang, 14 Agustus 1943 tersebut.


Andi Pananrangi, mantan Raja Alitta yang pro-Republik Indonesia, kemudian ditembak mati oleh anak buah Kapten R.P.P. Westerling, Komandan Depot Pasukan Khusus (DST). Ikut gugur bersamanya, ratusan anggota keluarga Kerajaan Alitta lainnya termasuk dua kakak Anhar Gonggong, yakni Andi Mandu dan Andi Isa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page