top of page

Kala Benny Moerdani Kerjai Kolonel Djarot

Demi menyukseskan misi rahasia upaya normalisasi hubungan Indonesia-Malaysia, Benny Moerdani mengerjai atase militer Bangkok Kolonel Djarot.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benny Moerdani (kedua dari kanan) bersama Ghazali Shafie, Ali Murtopo, Tun Razak, dan Tun Ismail dalam pertemuan delegasi ABRI dengan petinggi Malaysia. (Repro Benny Moerdani, Profil Prajurit Negarawan).

  • 26 Sep 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Jul

MAYOR Benny Moerdani bergerak cepat. Begitu mengetahui Menhan Malaysia Tun Abdul Razak akan singgah di Bangkok sepulang dari kunjungannya ke Burma (kini Myanmar) pada pertengahan Juli 1965, Benny bersama Letkol Ali Murtopo, atasannya di Opsus (Operasi Khusus), organ intelijen di bawah Kostrad, langsung ke Bangkok untuk mendapatkan kontak Razak.


Upaya Benny itu merupakan kelanjutan dari upaya membuka pintu normalisasi hubungan Indonesia-Malaysia yang sedang panas akibat Konfrontasi. Sebelumnya, Benny telah melakukan pertemuan penjajakan dengan wakil Malaysia Ghazali Shafie, kepala Intelijen Keamanan Nasional (kelak menjadi menteri dalam negeri dan menteri luar negeri Malaysia), dan Des Alwi, anak angkat Sutan Sjahrir yang tinggal di Malaysia selepas PRRI-Permesta.


“Langkah mengakhiri konfrontasi sudah dimulai bahkan sejak konfrontasi itu muncul,” kata Mindra F. dalam “Normalisasi RI-Malaysia Tak Ada Yang Menang, Apalagi Kalah”, dimuat dalam Warisan [Daripada] Soeharto.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page