top of page

Kegagalan Kubilai Khan di Jawa

Ambisi Kubilai Khan menaklukkan berbagai kerajaan tak terhentikan. Namun, dia menemui kegagalan di Jawa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kubilai Khan (1215-1294), kaisar Dinasti Yuan. (Wikimedia Commons).

30 Jan 2018
5 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

PENAKLUKKAN Dinasti Song pada 1279 oleh tentara Kubilai Khan membuat seluruh Tiongkok tunduk di bawah bendera Dinasti Yuan. Mungkin itu menjadi kesuksesan militer terbesar, sekaligus terakhir bagi Kekaisaran Mongol.


Kendati demikian, hal itu masih selangkah lagi menuju ambisi utama Kubilai Khan, yaitu membuat dunia mengakui kejayaannya. “Tak ada alasan khusus kenapa harus menaklukkan suatu negara. Ia hanya harus melakukannya,” kata sejarawan Inggris, John Man dalam Kublai Khan.


Kubilai Khan bukannya jenius secara intelektual. Tapi dia punya kemampuan, yang menurut John Man, sebagai CEO terbaik sepanjang masa. Dia mewarisi kemampuan mengorganisir dari kakeknya, Jenghis Khan. Ketika kakaknya, Mongke Khan berkuasa, dia dikirim ke selatan untuk menundukkan kerajaan Nan Chao di Yunan. Pada 1253 dia berhasil menguasai seluruh dataran tinggi Yunan sampai Hanoi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page