top of page

Kegagalan Slamet Riyadi di Bulan Ramadan

Slamet Riyadi menyerang asrama militer Belanda di bulan puasa. Gagal dan mengakibatkan banyak korban karena pasukan Soenitioso dan Soeharto tidak muncul.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letnan Kolonel Slamet Riyadi memberikan sambutan dalam upacara serah terima kekuasaan militer daerah Solo dari Belanda pada 12 November 1949. (Wikimedia Commons/Arsip Nasional Belanda).

  • 16 Apr 2021
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 11 Jul

PADA Maret 1946, Mayor Slamet Riyadi, komandan Batalion II Resimen 26 Divisi X, mendapat tugas di front selatan Semarang, yaitu di Srondol. Kekuatannya hampir satu batalion (Kompi I, III, dan IV), sedangkan Kompi II bertugas di Padalarang, Jawa Barat. Tiga batalion dikerahkan untuk menahan gerakan pasukan Belanda dengan garis pertahanan membentang dari Srondol ke arah timur sampai di Mranggen.


Laporan intelijen menyebutkan dalam mempertahankan Semarang sebagian besar pasukan Belanda tinggal di asrama Jatingaleh. Asrama militer bekas pasukan Jepang ini dijadikan pusat pertahanan Belanda di Jawa Tengah, sehingga dihuni oleh pasukan infanteri, kavaleri, dan artileri, lengkap dengan kendaraan lapis baja.


“Posisi strategis Jatingaleh agaknya menggoda Mayor Slamet Riyadi untuk mencoba menghancurkan asrama militer tersebut,” tulis Julius Pour dalam biografi Slamet Riyadi, Dari Mengusir Kempeitai sampai Menumpas RMS.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page