top of page

Slamet Rijadi Masa Pendudukan Jepang

Slamet Rijadi melarikan diri setelah gagal melakukan pemberontakan. Muncul kembali ketika menyerbu markas polisi militer Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letnan Kolonel Slamet Rijadi dan Mayor Jenderal F. Mollinger dalam acara serah terima kota Solo pada 12 November 1949. (Th. van de Burgt/Arsip Nasional Belanda).

2 Sep 2022
2 menit membaca

Diperbarui: 17 Agu

SETELAH lulus Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Ardjoeno, Slamet Rijadi belajar di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Broederan di belakang Gereja Purbayan Solo. Dia tidak tamat sekolah menengah pertama itu karena tentara Jepang keburu mengalahkan dan menduduki Hindia Belanda. Jepang membuka sekolah pelaut di beberapa kota, salah satunya di Cilacap.


Slamet Rijadi mendaftar ke Sekolah Pelayaran Tinggi (SPT) Cilacap. Dia diterima dan berkawan dengan Soejoto dan Wardiman yang belajar navigasi dek. Selain belajar tentang pelayaran, para siswa SPT dibekali pula dengan sedikit teknik militer.


Setelah lulus SPT, Slamet Rijadi akan menjadi bintara kapal angkut Angkatan Darat Jepang (Rikugun). Dia bersama para siswa SPT Cilacap, SPT Tegal, dan SPT Jakarta kemudian dilatih menggunakan senapan mesin Watermantel di Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Kemenangan Eisenhower dalam pemilihan presiden AS membuat iklan kampanye di televisi menjadi andalan para politisi. Memicu munculnya iklan kampanye negatif.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page