top of page

Kimilsungia, Kim Il-sung dan Indonesia

Sebagai tanda persahabatan, Sukarno menghadiahkan anggrek kepada Presiden Korea Utara, Kim Il-sung. Dinamainya kimilsungia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Korea Utara Kim Il-sung mengadakan kunjungan balasan ke Indonesia pada April 1965. (Dok. Kedutaan Besar Republik Rakyat Demokratik Korea).

11 Jan 2015
2 menit membaca

Diperbarui: 15 Apr

APRIL 1965, Presiden Korea Utara, Kim Il-sung dan rombongannya yang melakukan kunjungan kenegaraan untuk memperingati dasawarsa Konferensi Asia-Afrika, diajak melihat-lihat Kebun Raya Bogor oleh Presiden Sukarno. Kim Il-sung terkesima oleh bunga anggrek berwarna ungu yang tampak asing baginya.


Anggrek tersebut hasil penyilangan C.L. Bundt, botanis keturunan Jerman yang memiliki laboratorium penyilangan bunga di Makassar. Direktur Kebun Raya Bogor, Sudjana Kasan meminta Bundt untuk membantu persiapan menyambut Kim Il-sung. Bundt lalu mengusulkan untuk menunjukkan bunga hasil silangannya yang dinamai dengan nama anaknya, Dendrobium Clara Bunt, dan didaftarkan ke Royal Horticultural Society pada 1964.


Sukarno berniat menghadiahkan bunga anggrek tersebut dan menamainya Kimilsungia, perpaduan nama Kim Il-sung dan Indonesia. Barangkali Sukarno tidak tahu kalau anggrek tersebut sudah punya nama, Dendrobium Clara Bunt. Awalnya Kim Il-sung menolak, namun Sukarno berhasil meyakinkannya. Sukarno juga berjanji akan menyempurnakan teknik budidaya anggrek dalam satu sampai dua tahun agar dapat dikembangbiakkan di Korea Utara.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Aktor kawakan yang mencintai akting dan bisbol. Dikagumi Elvis Presley hingga jadi “anak emas” Walt Disney.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Pantomim bukan sekadar bahasa bisu. Ia seni ekspresi dengan estetika yang tak semata memancing gelak tawa.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Merekam warga Jakarta dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia tahun ini. Antusiasme yang muncul lagi usai hampir dua tahun menghilang.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
transparant.png
bottom of page