top of page

Kim Il-sung Menerima Gelar Doktor Honoris Causa dari UI

Kejadian lucu saat penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada Presiden Korea Utara Kim Il-sung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno mendampingi Presiden Korea Utara Kim Il-sung menjabat tangan semua guru besar Universitas Indonesia yang ikut dalam proses pemberian gelar Doctor Honoris Causa. (kawankorea.com).

29 Apr 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 15 Apr

PRESIDEN Korea Utara Kim Il-sung berkunjung ke Indonesia pada April 1965 dalam rangka menghadiri peringatan dasawarsa Konferensi Asia Afrika. Presiden Sukarno mengajaknya ke Kebun Raya Bogor dan menghadiahinya bunga anggrek yang dinamai Kimilsungia.


Selain itu, Sukarno juga meminta Universitas Indonesia (UI) untuk memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Kim Il-sung dalam bidang teknik.


Nizam Yunus dalam biografi Soemantri Brodjonegoro, Teguh di Jalan Lurus menyebut bahwa Sukarno intensif menganugerahkan gelar doktor kehormatan dalam rangka membina poros Jakarta–Pnom Penh–Hanoi–Peking–Pyongyang dan solidaritas Nefos (New Emerging Forces) yaitu negara-negara baru merdeka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page