top of page

Kiprah Vladimir Putin di KGB

Gaya jalan Vladimir Putin disorot. “Warisan” masa-masa aktivitas di KGB.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Semua mata masih tertuju pada Presiden Rusia Vladimir Vladimirovich Putin dalam tiga pekan operasi militernya ke Ukraina (kremlin.ru)

  • 15 Mar 2022
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 3 hari yang lalu

SEBAGAI imbas dari hampir tiga pekan operasi militer khusus Rusia ke Ukraina, linimasa media sosial bertebaran dengan video-video tentang Presiden Vladimir Putin. Selain unggahan video pidatonya yang disambut pasukannya dengan seruan “Ura!”, warganet juga menyoroti video cara berjalan Putin yang unik.


Beberapa video menampilkan rekaman Putin berjalan dengan tangan kanannya diam di sisi tubuhnya, sementara tangan kirinya berayun selaras langkah kaki. Ciri khas itu sedianya pernah dikaji para pakar syaraf Eropa sejak 2015, yang melahirkan julukan “gunslinger’s gait”. Gestur Putin tersebut identik dengan Putin sejak dirinya jadi agen dinas intelijen Uni Soviet Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB) yang bubar pada 1991.


“Gunslinger’s gait” kemudian juga jadi ciri khas Dmitry Medvedev (perdana menteri Rusia), Anatoly Serdyukov (menteri pertahanan Rusia 2007-2012), dan Sergei Ivanov (menteri pertahanan Rusia 2001-2007, kini Kepala Staf Kepresidenan Rusia). Dalam kajian bertajuk “Gunslinger’s Gait: A New Cause of Unilaterally Reduced Arm Swing” karya Rui Araújo, Joaquim F. Ferreira, Angelo Antonini, dan Bastiaan R. Bloem yang dirilis The British Medical Journal, cara jalan itu terbentuk oleh keharusan setiap agen KGB siaga dengan senjatanya yang disarungkan di balik pakaian di sisi kanan tubuhnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page