Diperbarui: 17 Jul
OKTOBER 1967. Ketegangan antar umat Islam dan Kristen terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pada awal bulan itu, sekitar 20 gereja dan sekolah Kristen dirusak oleh sekelompok pemuda. Disinyalir perusakan dilakukan sebagai buntut pernyataan seorang guru sekolah Protestan di kota itu yang menghina agama Islam.
Sebelumnya, Juni 1967, gesekan antar umat juga terjadi di Meulaboh, Aceh Barat dan Sumatera Selatan. Sebuah gereja di masing-masing daerah dibakar oleh penduduk Muslim. Pemicunya adalah pembangunan gereja itu dianggap tidak pantas karena dilakukan di tengah pemukiman Muslim yang hanya dihuni oleh sedikit umat Kristiani saja.
“Sejak naiknya Orde Baru, hubungan umat Islam dan Kristen di Indonesia memperlihatkan perkembangan baru. Jumlah konflik Islam-Kristen menanjak tajam, terutama dalam bentuk penutupan, perusakan, dan pembakaran gereja,” ungkap Ihsan Ali-Fauzi, dkk dalam Kontroversi Gereja di Jakarta.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












