Diperbarui: 5 hari yang lalu
BARU kemarin Oberbootsmannmaat (setara sersan kepala) Wilhelm Gödde merayakan Hari Natal bersama rekan-rekannya, hari berikutnya awak Scharnhorst –nama kapal tempur kebanggaan Kriegsmarine (Angkatan Laut Jerman)– itu terombang-ambing di perairan Nordkapp, Tanjung Utara, Norwegia. Di kegelapan malam dengan hawa dingin dari salju yang turun dan air laut yang membeku, Gödde hanya bisa menggantungkan nasibnya pada Yang Kuasa.
Gödde satu dari sedikit penyintas Scharnhorst yang tenggelam pada malam 26 Desember 1943 usai dikeroyok kapal-kapal armada Inggris dalam Pertempuran Tanjung Utara. Pertempuran itu jadi ajang terakhir bentrok antarkapal permukaan murni tanpa keterlibatan kapal selam dan pesawat udara di front Eropa.
Bersama sekitar selusin rekannya, Gödde mesti susah payah dan nyaris menyerah saat belum diselamatkan musuhnya, awak kapal perusak HMS Scorpion. Para awak Scorpion sudah mencoba menurunkan jaring dari lambung kapal namun Gödde dan rekan-rekannya sudah lebih dulu kehabisan tenaga untuk memanjatnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












