top of page

Maois Tetap Eksis

Meski kalah jumlah dan persenjataan, Maois terus bergerilya dan menjadi ancaman keamanan pemerintah India.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Maoist Communist Centre (MMC), kemudian pada 2004 membentuk Partai Komunis India (Maois). Foto: www.topnews.in

19 Apr 2013
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

LANTARAN diserang, polisi India terlibat adu tembak dengan gerilyawan Maois di distrik Sukma, selatan negara bagian Chhattisgarh, India. “Mereka menembak mati sedikitnya sembilan gerilyawan Maois,” demikian diberitakan bbc.co.uk (16/4/2013).


Konflik bersenjata bukan kali ini saja terjadi. Pada April 2010, gerilyawan Maois menyergap patroli tentara di sebuah hutan di Chhattisgarh, menewaskan 76 tentara. Ini dianggap serangan terburuk Maois terhadap pasukan keamanan India.


Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page