- 19 Nov 2025
- 4 menit membaca
PRESIDEN Soeharto resmi dinotbakan sebagai pahlawan nasional pada tahun ini. Menurut Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Kehormatan, Soeharto dianggap berjasa pada negara atas dua hal. Pertama, Soeharto berperan dalam memimpin operasi Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Pangkatnya saat itu letkol dan menjabat sebagai komandan wilayah pertahanan (wehrkreise) III.
Kedua, Soeharto bertanggung jawab atas penumpasan PKI setelah Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965. Semasa menjabat presiden (1966–1998), Soeharto dikenal pula sebagai Bapak Pembangunan. Namun, tak banyak informasi yang diketahui tentang masa kecil Soeharto.
Soeharto lahir di Desa Kemusuk, Argomulyo, Godean, sebelah barat Yogyakarta, pada 8 Juni 1921. Ibunya bernama Sukirah dan ayahnya Kertosudiro, seorang ulu-ulu atau pembantu lurah yang bertugas mengatur irigasi pertanian desa. Masa kecil Soeharto tak begitu mulus. Orangtuanya bercerai tak lama setelah Soeharto lahir. Menurut Probosutedjo, adik seibu Soeharto dalam Memoar Romantika Probosutedjo: Saya dan Mas Harto, Kertosudiro konon suka bermain judi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















