top of page

Memetakan Perjalanan Keris Pangeran Diponegoro

Bagaimana keris Kiai Nogo Siluman dibawa perwira militer Belanda ke Belanda?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro dikembalikan Belanda ke Indonesia dan menjadi koleksi Museum Nasional. (Fernando Randy/Historia.ID).

9 Mar 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

KERIS Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang sempat dianggap hilang akhirnya ditemukan. Keris itu diserahkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Ingrid van Engelshoven kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja, di KBRI Den Haag, Belanda, 3 Maret 2020, pukul 10 pagi waktu setempat. Penyerahan itu disaksikan oleh Direktur Nationaal Museum van Wereldculturen Stijn Schoonderwoerd. Keris itu kemudian diserahkan ke Museum Nasional pada 5 Maret 2020.


Keris Kiai Nogo Siluman dibawa ke Belanda oleh Kolonel Jan-Baptist Cleerens, komandan pasukan Belanda dalam Perang Jawa di medan pertempuran Banyumas dan Bagelen. Dia menghadiahkan keris itu kepada Raja Belanda William I sebagai piala kemenangan Belanda atas Pangeran Diponegoro.


Cleerens berperan dalam mengakhiri Perang Jawa dengan cara membujuk Pangeran Diponegoro agar mau berunding yang ternyata jebakan. Diponegoro ditangkap dalam perundingan di Karesidenan Kedu, Magelang, pada 28 Maret 1830. Dia diasingkan hingga wafat di Makassar pada 8 Januari 1855.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page