top of page

Cerita di Balik Perjalanan Pulang Keris Diponegoro

Pengembalian keris milik Pangeran Diponegoro ini diwarnai sejumlah keraguan dan kejadian unik untuk tidak disebut gaib.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Raja Belanda Willem Alexander dan istri berfoto bersama Presiden Joko Widodo dan istri di antara keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro, di Istana Bogor, 10 Maret 2020. (Fernando Randy/Historia).

10 Mar 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

DUTA Besar Republik Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja merasa sedikit lega setelah keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro diserahkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayan dan Ilmu Pengetahuan Belanda Inggrid van Engelshoven, Selasa, 3 Maret yang lalu di kantor KBRI, Den Haag, Belanda. Masih ada satu tugas lain menanti: membawa keris pusaka itu pulang kembali ke Tanah Air sehari setelah serah terima tersebut.


Pada Rabu, 4 Maret, pukul 11 pagi waktu Belanda, Dubes Puja didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Din Wahid dan Francine Brinkgreve, kurator Museum Volkenkunde, Leiden, membawa pulang keris pusaka yang tersimpan selama ratusan tahun di negeri Belanda. Setahun setelah Perang Jawa berakhir, keris Kiai Nogo Siluman itu dihadiahkan Kolonel Jan-Baptist Cleerens kepada Raja Willem I. Pada tahun 1831 itu pula keris jadi koleksi di Koninklijk Kabinet van Zaldzaamheden (KKZ) atau Kabinet Kerajaan untuk Barang Antik di Den Haag. Barangkali semacam simbol penaklukan Pangeran Diponegoro, pemimpin Perang Jawa (1825–1830) yang nyaris membuat Belanda bangkrut.


Dubes Puja mengisahkan beberapa pengalaman uniknya saat mempersiapkan perjalanan pulang membawa keris tersebut ke Indonesia. Cuaca Belanda di awal Maret masih tak menentu. Angin kencang dan awan mendung kerap terjadi sepanjang hari.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Presiden pertama Palau tewas dibunuh saat berupaya mewujudkan kedaulatan penuh negerinya sekaligus mengatasi konflik di luar dan dalam negerinya.
Presiden pertama Palau tewas dibunuh saat berupaya mewujudkan kedaulatan penuh negerinya sekaligus mengatasi konflik di luar dan dalam negerinya.
transparant.png
bottom of page