- 9 Mar 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 19 Apr
RATUSAN tahun sudah sejak keris Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro dianggap hilang dari tempat penyimpanannya di museum Belanda. Lewat pencarian yang panjang, keris itu ditemukan dan dikembalikan kepada Indonesia.
Sejumlah penelitian dilakukan untuk menemukan Kiai Nogo Siluman. Pada 1984, Pieter Pott, mantan kurator Museum Volkenkunde (sekarang National Museum of World Cultures, NMVW) di Leiden yang kemudian menjadi direkturnya itu mencoba melacak Kiai Nogo Siluman dalam koleksi Museum Volkenkunde.
Penelitian ini juga termasuk kelanjutan dari perjanjian pada 1975 antara pemerintah RI dan Belanda mengenai pengembalian warisan budaya yang berkaitan dengan tokoh bersejarah. “Dilanjutkan karena masih ada keterangan bahwa keris Diponegoro masih di Belanda. Kemungkinan besar ingin melengkapi benda milik Diponegoro di Belanda yang sudah lebih dulu dikembalikan ke Indonesia,” ujar Sri Margana, ketua Departemen Sejarah Universitas Gadjah Mada, kepada Historia.ID.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















