- 2 Des 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
BERBAHAN dasar besi warna hitam, keris itu berhias ukiran berlapis emas. Ukirannya menggambarkan naga yang tubuhnya memanjang di sekujur bilah keris. Sesosok naga lainnya juga terlihat di bagian bawah bilah keris yang berdekatan dengan gagang keris.
Deskripsi itu memastikan keris yang dipajang dalam pameran “Repatriasi: Kembalinya Saksi Bisu Peradaban Nusantara” di Galeri Nasional, Jakarta, sepanjang 28 November-10 Desember 2023 itu merupakan salah satu peninggalan Pangeran Diponegoro, yakni Keris Kiai Nogo Siluman. Keris pusaka itu direpatriasi pemerintah Indonesia pada tahun 2020.
Keris keramat itu turut jadi saksi bisu perlawanan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830). Meski begitu masih samar asal-usulnya dan bagaimana Pangeran Diponegoro mendapatkan keris itu. Peter Carey dalam biografi Diponegoro The Power of Prophecy memperkirakan, keris itu didapatkan sang pangeran dari semedinya di Gua Siluman di Pantai Selatan pada 1805.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















