top of page

Menanti Manusia Jawa Kembali dari Belanda

Indonesia kembali meminta repatriasi koleksi benda bersejarah dari wilayahnya. Satu di antaranya fosil Manusia Jawa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Fosil tempurung, tulang paha, dan gigi "Homo erectus" yang merupakan koleksi Dubois di Belanda (Peter Maas/Wikimedia)

20 Okt 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 30 Jun

UPAYA-upaya mengembalikan warisan Nusantara yang masih tersimpan di Belanda kembali digencarkan. Berpegang pada nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud, kini Kemendikbud Ristek) RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Sains Belanda pada 2017, pemerintah RI mengajukan repatriasi terhadap delapan benda bersejarah untuk dipulangkan.


Pengajuannya didasarkan pada surat dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek tertanggal 1 Juli 2022 kepada Menteri Muda urusan Kebudayaan dan Media (Staatsecretaries voor Cultur en Media) Gunay Uslu. Kedelapan benda yang dimaksud saat ini masih tersimpan di empat museum berbeda di Belanda: Nationaal Museum van Wereldculturen, Naturalis Museum, Museum Bronbeek, dan Rijksmusem.


Gayung bersambut. Seiring kunjungan Menteri Uslu ke Magelang, Jawa Tengah pada 14-15 September 2022, pemerintah Belanda menyanggupi permintaan itu. Komite bersama terkait riset benda-bendanya pun dibentuk.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
Sikap pujangga terlihat dari karya sastra yang dihasilkannya. Ada yang mengabdi kekuasaan, ada yang melawan penjajahan.
transparant.png
bottom of page