top of page

Mengintip Jawa dari Pintu Belakang

Bagaimana kehidupan sebuah perkampungan di Jawa berjalan dan bagaimana negara hendak membentuk perkampungan itu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana pasar di Yogyakarta tahun 1890. (Kassian Cephas/KITLV).

  • 20 Des 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 5 Jan

JANICE kedatangan tamu. Sebagai tuan rumah yang baik, dia menyuguhkan minuman. Namun, ketika hendak membuat segelas teh, gulanya habis. Maka dia meminta tolong Yoto, anak tetangga sebelah, pergi ke warung. Yoto lalu kembali ke rumah Janice. Seperti menanggung rasa malu di depan tamu, anak kecil itu menyembunyikan sekantong gula itu di balik kaos.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page