top of page

Mengumbar Narasi, Mengerangkeng Arsip

“Sekali lagi: Kalau saja seorang Belanda, sekali-kali tida koebiarkan bangsakoe memperboeat pesta demikian roepa didalam negri ini, jang lagi dalam koengkoengannja. Terlebih dahoeloe rajat jang terkoengkoeng itoe diberi kemerdikaan, baharoelah rajakan hari kemerdikaan kita sendiri!”

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

6 Jul 2025
8 menit membaca

Diperbarui: 18 Mei

Als Ik Eens Nederlander Was… atau yang diterjemahkan Djika Saja Nederlander… (1913) adalah tulisan Soewardi Soerjaningrat atau kemudian lebih dikenal sebagai Ki Hadjar Dewantara menyambut 100 tahun Kerajaan Belanda. Jauh dari nuansa ingar bingar, tapi dengan satir mengkritik rencana pesta perayaan kebebasan Belanda dari belenggu kolonialis Perancis. Ditulis dalam bahasa dan kesadaran etis Belanda, Soewardi Soerjaningrat berdiri bersama para kromo yang terampas haknya, terkungkung, dan terhinakan.


Sengaja saya dudukkan bagian buntut dari tulisan “Bapak Pendidikan” untuk mengawali tulisan ini. Pasalnya, tulisan Ki Hadjar seakan mendapat momentumnya kembali setelah seabad lebih termuat dalam suratkabar De Expres (13 Juli 1913). Bukan untuk menyambut 100 tahun, tetapi 80 tahun perayaan Indonesia bebas dari belenggu kolonial. Bukan pula berupa iuran uang, tapi pencatutan memori kolektif demi penulisan Sejarah Nasional Indonesia (SNI) versi terbaru.


Pada Juni 2025, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menghimbau agar publik tidak perlu khawatir dengan rencana penulisan SNI versi terbaru. Alih-alih ditulis para aktivis atau politisi yang berperspektif macam-macam, proyek ini akan dikerjakan sejarawan profesional yang ahli di bidangnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sebuah konfrontasi untuk mengajukan pemahaman baru tentang masa lalu.
Sebuah konfrontasi untuk mengajukan pemahaman baru tentang masa lalu.
Melesat tinggi hingga jatuh menghujam bumi. Ronaldinho dikenal sebagai bintang sarat magis yang kini apes mendekam di dalam bui.
Melesat tinggi hingga jatuh menghujam bumi. Ronaldinho dikenal sebagai bintang sarat magis yang kini apes mendekam di dalam bui.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
China butuh waktu tiga dekade untuk membangun ekonominya menjadi yang terpesat di dunia.
China butuh waktu tiga dekade untuk membangun ekonominya menjadi yang terpesat di dunia.
Perang Pasifik hingga Pertempuran Surabaya yang diabadikan dalam karya-karya Tony Rafty ditampilkan di Pameran “Two Nations: A Relationship is Born”.
Perang Pasifik hingga Pertempuran Surabaya yang diabadikan dalam karya-karya Tony Rafty ditampilkan di Pameran “Two Nations: A Relationship is Born”.
transparant.png
bottom of page