top of page

Muslim Pertama di Tatar Sunda

Pertemuannya dengan pedagang Arab membuat pangeran asal Kerajaan Galuh ini memilih memeluk agama Islam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana pelabuhan Cirebon yang didominasi saudagar Arab (Sumber:Wikimedia Commons)

27 Jul 2019
2 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun

SELAMA ini tidak diketahui secara pasti kapan Islam dikenal oleh masyarakat  di tatar Pasundan. Yang jelas dari hasil penelitian J.C. van Leur yang dipublikasikan dalam Indonesia Trade and Society: Essay in Asian Social Economic History diketahui bahwa penyebaran Islam di pulau Jawa masuk melalui pantai utara oleh para saudagar Arab.


Sejarawan A. Sobana Hardjasaputra dalam bukunya Cirebon dalam Lima Zaman: Abad ke-15 hingga Pertengahan Abad ke-20 juga meyakini jika Jawa Barat menjadi daerah pertama yang disinggahi Islam setelah pantai Sumatera. “Berdasarkan letak geografisnya, dan dihubungkan dengan peranan saudagar-saudagar Muslim, mungkin pantai utara Jawa Barat adalah daerah di Pulau Jawa yang lebih dahulu dimasuki agama Islam,” tulisnya.


Mulanya hubungan masyarakat Sunda dengan orang-orang Arab ini hanya terbatas pada kepentingan ekonomi saja, tetapi lambat laun mereka mulai mengenal aktivitas keagamaan yang dijalankan para saudagar Muslim tersebut. Hal itu membuat masyarakat Sunda Hindu tertarik untuk mempelajarinya. Sehingga mulai terbentuklah kelompok-kelompok Muslim di Jawa Barat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
transparant.png
bottom of page