- 21 Jun 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 9 Jul
SABANG di ujung barat, yang menjadi titik nol republik ini, memang masih belum tampak di pelupuk mata. Namun upaya kapal latih TNI AL KRI Dewaruci untuk mencapainya saat ini tak pernah surut. Ke sanalah kapal layar itu akan menurunkan peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah yang berisikan para Laskar Rempah, peneliti, penulis, dan jurnalis beberapa puluh jam mendatang.
Sudah lebih dari dua hari Dewaruci bersandar di Pelabuhan Dumai. Kapal ini berlayar dari Jakarta pada 7 Juni 2024 dan singgah beberapa hari di Belitung Timur.
Sedari pagi 19 Juni 2024, awak kapalnya sudah bersiap untuk berlayar lagi. Sekitar pukul 08.53 WIB, Dewaruci lepas tali dari Pelabuhan Dumai. Setelahnya, Dewaruci menyusuri Selat Malaka. Pada sisi kanan kapal terlihat daerah industri Dumai yang terkenal minyaknya. Di sisi kiri kapal terlihat sekelumit pemandangan hijau dari Pulau Rupat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















