top of page

Nobar Film Terlarang di Rangkasbitung

Kendati sudah nyaris setengah abad, film Max Havelaar yang berkisah tentang derita rakyat Lebak masih aktual. Banyak fenomena sosial dari masa lebih dari seabad lalu yang masih terjadi sekarang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana nobar film Max Havelaar di pendopo Museum Multatuli, Rangkasbitung. (Museum Multatuli/Historia)

  • 25 Apr 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 30 Mar

TUA-muda, pria-wanita, bule-kulit berwarna, semua “tumplek-blek” jadi satu mengarahkan pandangan mereka ke sebuah layar putih bujur sangkar di depan. Tak ada kesan formal sama sekali. Banyak yang di bagian depan, termasuk seorang bule, duduk berselonjor kaki di atas hamparan karpet hijau.


Itulah suasana “Nonton Bareng Film Max Havelaar: Saidjah dan Adinda (1976) karya Sutradara Fons Rademakers” di Pendopo Museum Multatuli, Rangkasbitung, Rabu (24/4/24) malam.


Pemutaran film berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.30 WIB. Acaranya dihelat Museum Multatuli Lebak bekerjasama dengan Historia.id dan Arjanodw Foundation. Dalam pemutaran film ini, hadir Fonds Rademaker Jr., yang dulu ikut serta dalam pembuatan film tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
bg-gray.jpg
Para pengikut Tan Malaka dihadapkan ke pengadilan. Mereka didakwa melakukan penculikan Sutan Sjahrir dan berupaya menggulingkan pemerintahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Jadwal laga-laga akbar sepakbola kacau gegara virus corona, sebagaimana yang terjadi seabad silam.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Beda zaman, beda lagi jiwanya. Begitu pula dengan kesantunan dalam berpolitik.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
transparant.png
bottom of page