top of page

Oktober Merah

Setelah berabad-abad tertindas, kaum proletar di Rusia akhirnya menggapai kekuasaan melalui revolusi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Poster Bolshevik karya Boris Michailowitsch Kustodijew. (Russian Avantgarde Gallery).

20 Apr 2023
6 menit membaca

SETELAH dipenjara dan dibuang ke Siberia pada 1897 hingga 1900, Vladimir Ilych Lenin jadi pelarian politik dan mengelola surat kabar bawah tanah Iskra (Pijar), organ Partai Buruh Sosial Demokrat Rusia (RSDLP). Dia berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain. Terakhir, dia tinggal di Jerman dan memperdalam marxisme. Selama masa ini, dia menjadi pemimpin faksi Bolshevik dari RSDLP. Sekembalinya ke Rusia pada 16 April 1917, Lenin disambut hangat para pendukungnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page