top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Otak vs Otot

Ilmu pengetahuan tentu tidak akan pernah berkembang dalam suasana penuh penindasan terhadap kebebasan berpikir.

2 Sep 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi: Adhitya Maheswara/Historia.ID.

  • 3 Sep 2012
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul 2025

BAGI anak muda, bisa jadi sejarah memang membosankan. Apalagi jika diajarkan dalam bentuk hafalan: soal angka tahun dan nama-nama. Jadi neraka ketika ujian. Hasilnya tak sesuai tujuan. Padahal esensi belajar sejarah adalah pemahaman yang mendalam dan menyeluruh atas sebuah peristiwa: tentang latar belakang peristiwa, aktor di baliknya, sebab-musabab dan akhir peristiwa, serta apa pengaruhnya bagi hidup kita di masa kini.


Pelajaran sejarah, khususnya tentang peristiwa-peristiwa kontroversial yang masih sensitif, diajarkan secara sepihak. Didesain sebisa mungkin supaya siswa menerima satu versi resmi yang telah disusun oleh para pembuat kebijakan kurikulum pelajaran sekolah. “Versi resmi” jauh lebih punya muatan politis ketimbang akademis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page