top of page

Pawai Kematian di Sandakan

Jepang memaksa tawanannya berjalan kaki ratusan kilometer. Dari dua ribu lebih tawanan, hanya enam tawanan dari Australia yang selamat karena melarikan diri. Tawanan Inggris tewas semua.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kuburan tawanan perang di Kamp Sandakan. (Repro Laden, Fevered, Starved: The POW's of Sandakan North Borneo, 1945).

19 Jul 2023
6 menit membaca

LYNETTE Silver masih ingat ketika seorang perempuan mendatanginya di tahun 1993. Perempuan itu memintanya menulis tentang peristiwa tragis di Sandakan, kota pelabuhan di pantai timur Kalimantan Utara, yang dikenal dengan sebutan Sandakan Death March atau Pawai Kematian Sandakan. Perempuan itu ingin ada yang mencatat kisah pilu itu, yang memakan ribuan korban jiwa, termasuk kakaknya. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page