top of page

Pembunuhan PM Jepang dalam Lintasan Sejarah

Tak hanya golongan militer, beberapa sipil pernah nekat menghabisi nyawa perdana menteri Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jepang berduka saat eks-PM Jepang terlama, Shinzo Abe meninggal usai percobaan pembunuhan (kantei.go.jp)

9 Jul 2022
5 menit membaca

Diperbarui: 18 Agu

DI atas kotak merah penyangga kaki, Shinzo Abe berapi-api saat berorasi dekat Stasiun Keretaapi Yamato-Saidaiji di barat kota Nara, Jepang, Jumat (8/7/2022) pagi waktu setempat. Abe sedang memberikan dukungan kepada koleganya di Jimintō (Partai Liberal Demokratik (LDP) jelang Pemilu Dewan Majelis Tinggi 10 Juli 2022 mendatang.


Di tengah orasi Abe, warga yang berkerumun tiba-tiba dikejutkan suara tembakan. Dari beberapa rekaman kamera amatir, tampak eks perdana menteri Jepang terlama (2012-2020) itu sudah tumbang dengan bercak darah di kemeja putihnya.


Abe yang terluka dalam kondisi kritis segera dibawa ke Rumahsakit Universitas Nara dengan helikopter. Namun nyawanya tak tertolong. Dia meninggal di usia 67 tahun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page