top of page

Peranakan Tionghoa dan Lagu Indonesia Raya

Jasa peranakan Tionghoa dalam rekaman, pemberitaan, hingga peremajaan pertama lagu “Indonesia Raya” dilupakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Diorama Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu Indonesia Raya di Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928. (Museum Sumpah Pemuda).

18 Nov 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 9 Mar

LAGU kebangsaan Indonesia Raya jadi senandung paling familiar di kuping orang Indonesia. Lagu yang diperdengarkan di acara-acara setingkat RT hingga Istana Negara itu turut menggambarkan perjalanan sejarah Indonesia yang majemuk, termasuk.


Lagu yang digubah Wage Rudolf Supratman, pemain biola cum wartawan suratkabar Sin Po, pada 1924 itu pertamakali direkam dalam bentuk piringan hitam oleh seorang peranakan Tionghoa bernama Yo Kim Tjan (Johan Kertayasa) pada 1928. Sebelumnya, usai diperdengarkan pertamakali di Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928, Indonesia Raya diangkat lengkap dengan partitur dan liriknya oleh Sin Po di edisi 10 November 1928.


“Judulnya saat itu masih ‘Indonesia’. Zaman sekarang di media-media sosial banyak yang mengakui itu salah satu lagu kebangsaan terindah. Lagunya baru pada tahun 1929 diubah menjadi Indonesia Raya. Lalu tahun 1950 muncul gagasan untuk merekam dan mengaransemennya dengan simfonik lengkap,” terang musisi Addie Muljadi Sumaatmadja dalam webinar “Tionghoa dalam Alunan Musik Klasik, Pop, & Jazz” yang digagas Roemah Bhinneka Surabaya, Senin (16/11/2020) malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
transparant.png
bottom of page