top of page

Perang Bintang di Ring Satu

Soeharto membentuk Staf Pribadi sebagai kabinet bayangan. Sepak terjang Ali Moertopo memicu kontroversi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ali Moertopo bersama Presiden Soeharto dalam suatu acara di Istana Negara, Jakarta, 1970-an. (Repro Ali Moertopo 1924-1984).

7 Agu 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 2 hari yang lalu

BEGITU Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) keluar pada 1966, Soeharto naik ke tampuk pimpinan nasional. Sukarno terpaksa berbagi kekuasaan. Melalui surat itu, Sukarno mengalihkan kekuasaanya kepada Soeharto. Tapi Soeharto merasa perlu meyakinkan rakyat agar dia punya legitimasi. Sehari setelah keluarnya Supersemar, Soeharto bilang, “Suara hati nurani rakyat sungguh-sungguh telah dilihat, didengar oleh Pemimpin Besar Revolusi, Bung Karno.”


Tak mau buang waktu, Soeharto lantas menggunakan kekuasaan yang baru diterimanya. Sesuai tuntutan rakyat kebanyakan, Soeharto merombak kabinet pada 25 Juli 1966 bersama Sukarno. Meski menjabat Ketua Presidium Kabinet Ampera, Soeharto tak langsung memimpin kabinet ini. Lagipula Sukarno masih resmi menjabat presiden.


Dualisme ini bikin masalah. Sukarno kerap memanggil para menteri ketika sore tiba. Padahal, paginya mereka sudah dipanggil Soeharto. Ini membingungkan Soeharto. “Pak Harto tidak dapat menegur Bung Karno karena beliau masih resmi sebagai Presiden,” tulis Alamsjah Ratu Perwiranegara, salah seorang penasihat dan orang kepercayaan Soeharto, dalam Perjalanan Hidup Seorang Anak Yatim Piatu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Lagu pengiring teater musikal yang beralih jadi lagu sepakbola paling dikenal.
Lagu pengiring teater musikal yang beralih jadi lagu sepakbola paling dikenal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Selepas dari penjara, Sukarno tak ingin disambut dengan perayaan. Dia hanya mendamba belaian istrinya.
Selepas dari penjara, Sukarno tak ingin disambut dengan perayaan. Dia hanya mendamba belaian istrinya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
transparant.png
bottom of page