top of page

Desas-Desus Operasi Khusus

Ali Moertopo selalu bergerak atas nama Soeharto. Meninggalkan luka di mana-mana.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ketua Umum PNI Osa Maliki memasang baret Pasukan Jagabaya, 1965. (Repro Prisma: Di Atas Panggung Sejarah dari Sultan ke Ali Murtopo).

  • 6 Agu 2025
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

“KITA tahu, predikat Bung Karno sebagai Penyambung Lidah Rakyat. Itu yang pernah menakutkan saya pribadi,” kata Jenderal Soemitro dalam biografinya, Soemitro dari Pangdam Mulawarman sampai Pangkopkamtib karya Ramadhan KH. Dalam masa transisi, kekuatan Orde Baru berusaha keras mencegah jangan sampai Sukarno menggunakan kharismanya untuk menggerakkan rakyat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page