- 13 Feb 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 25 Jun
AWAL 1946. Jalur Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung kerap dilalui hilir-mudiknya konvoi pasukan Sekutu (Inggris) dari kesatuan British Indian Army (BIA). Pengerahan pasukan secara besar-besaran itu dilakukan guna mengawal pengiriman kebutuhan logistik untuk ribuan prajurit Inggris dan 60.000 bekas tahanan perang Jepang di Bandung.
“Pengiriman dari Jakarta itu kerap berjalan tersendat-sendat karena para pejuang RI tidak pernah membiarkan upaya itu berjalan lancar,” ungkap R.H.A. Saleh dalam Mari Bung Rebut Kembali!
Terganggunya jalur lalu lintas utama itu otomatis mempengaruhi juga keadaan prajurit-prajurit BIA yang menempati pos-pos sepanjang Cianjur-Ciranjang-Bandung. Tak jarang pasokan logistik terlambat hingga seminggu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















