top of page

Pesona Zhou Enlai dalam Konferensi Asia Afrika

Sosok Perdana Menteri RRT ini jadi sosok yang ditunggu-tunggu dalam Konfensi Asia-Afrika. Alis matanya yang tebal mencuri perhatian warga Bandung sementara pidatonya memukau peserta konferensi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Zhoun Enlai berjalan menuju Gedung Merdeka dalam pembukaan Konferensi Asia Afrika di Bandung, 18 April 1955. (ANRI).

26 Apr 2025
4 menit membaca

REPUBLIK Rakyat Tiongkok (RRT) jadi kekuatan baru di Asia setelah Perang Dunia II. Namun, negara pimpinan Mao Zedong berjuluk “Negeri Tirai Bambu” itu juga tertutup terhadap dunia luar. Itulah sebabnya, ketika Konferensi Asia Afrika (KAA) dihelat pada 70 tahun silam, kehadiran delegasi RRT termasuk yang sangat ditunggu-tunggu publik dan pers Indonesia maupun asing.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page