top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Radius Prawiro Mengampu Ekonomi Masyarakat Desa

Radius Prawiro menggalakkan swasembada beras, menata koperasi, dan menyediakan kredit bagi pertani dan masyarakat desa.

17 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Soeharto didampingi Menteri Radius Prawiro dan Menteri M. Jusuf meninjau Bulog, 7 Agustus 1969. (Perpusnas RI).

Diperbarui: 5 Jan

RADIUS Prawiro punya perumpaan yang menarik mengenai swasembada. Dia menyebut misi swasembada beras bagi Indonesia serupa dengan misi Apollo ke bulan bagi Amerika Serikat. Butuh proses panjang dan biaya yang besar. “Swasembada beras relatif mudah untuk direncanakan namun jauh lebih rumit dan sukar untuk dicapai,” catat Radius Prawiro dalam Pergulatan Indonesia Membangun Ekonomi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page