top of page

Reformis Itu Bernama Mangkunegara VI

Sosok visioner dan inovatif dalam memulihkan kondisi ekonomi yang sekarat. Dicintai rakyat, bukan ditakuti.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pura Kadipaten Mangkunegaran. (kemdikbud.go.id).

29 Nov 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 2 Mei

PEREKONOMIAN negeri berdarah-darah. Ratusan juta rakyat tertatih-tatih menyambung hidup di tengah pagebluk yang melanda sejak 2020. Meski begitu, masyarakat, terutama para pemimpin, negeri ini tak pernah kehabisan sumber inspirasi untuk bangkit dan keluar dari krisis. Salah satu teladan itu adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI.


“KGPAA Mangkunegara VI berhasil melaksanakan reformasi dari situasi bangkrut karena tenggelam dalam utang kepada Belanda menjadi terlunasi, bahkan mencapai surplus. Stabilitas perekonomian meningkat sehingga standar hidup masyarakat mulai membaik. Kisah ini sangat menginspirasi di saat kita masih berjuang memulihkan ekonomi pascapandemi COVID-19,” tutur Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya pada “Virtual Talk Show: The Game Changer ala Mangkunegoro VI”, Minggu (28/11/2021) petang.


Diskusi daring yang dihelat Penerbit Buku Kompas di platform Zoom dan Youtube itu dihelat untuk memperingati 125 tahun penobatan Raden Mas Suyitno menjadi penguasa Kadipaten/Praja Mangkunegaran bergelar Mangkunegara VI pada 21 November 1896. Diskusi juga dalam rangka peluncuran buku Mangkunegara VI Sang Reformis: Sebuah Biografi karangan tim penulis komunitas History Inc.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page