- 23 Mei 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 29 Jul
SWISS sejak lama dikenal sebagai negara netral. Negeri pegunungan bersalju ini pun tak punya tentara. Namun, bukan berarti bangsa Swiss tak punya orang yang suka berperang. Contoh paling legendaris dalam sejarah Indonesia adalah Hans Christoffel. Antara akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dia telah berperang dengan keras di Aceh dan beberapa wilayah Indonesia lain.
Jauh sebelum Hans Christoffel, tersebutlah Elie Ripon. Pria asal Laussane ini bergabung dalam pasukan militer maskapai dagang Belanda, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dia bergabung sekitar 1617 hingga 1626. Ketika baru direkrut sebagai tentara bayaran untuk VOC, Elie sudah ikut serta dalam sebuah ekspedisi militer berdarah.
“Pada 21 September 1619, Jenderal Pieterzoon Coen meninggalkan Batavia menuju Pulau Banda. Dia merekrut semua pria berbadan sehat yang ada di kepulauan Maluku dan beberapa tempat lain untuk menyerbu Pulau Lontar,” catat Bernard Dorleans dalam Orang Indonesia dan Orang Perancis.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















