- 17 Apr 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 11 Jul
BEBERAPA catatan sejarah menyimpulkan, Islam masuk ke Nusantara sejak akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8. Kala itu, penyebaran ajaran Nabi Muhammad SAW ini belum begitu pesat. Namun, sejak awal abad ke-15, Walisongo memulai tonggak baru dakwah Islam yang membawa era keemasan Islam di Nusantara, terutama Jawa.
Budayawan Nahdlatul Ulama Ngatawi Al-Zastrouw dalam Dialog Sejarah “Dakwah Walisongo dan Corak Islam di Jawa” di saluran Youtube dan Facebook Historia, Jumat, 16 April 2021, menyebut konsep dakwah Walisongo merupakan sebuah Revolusi Kultural.
Ngatawi menjelaskan, salah satu penyebar agama Islam pra-Walisongo adalah para saudagar Timur Tengah. Sambil berdagang, mereka juga melakukan dakwah. Namun, kala itu konstruksi sosial masyarakat Nusantara masih didominasi pemahaman Hindu-Buddha di mana salah satunya menggunakan sistem kasta yang meyakini bahwa penyebar agama ialah seorang Brahmana. Saudagar yang berkasta Waisya kemudian tak dipercaya ketika menyebarkan agama.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















