top of page

S. Parman, Adik Petinggi PKI yang Jadi Penentang Kuat PKI

“Panglima AD Ahmad Yani menugaskan Jenderal S. Parman dan Panjaitan untuk mengikhtiarkan agar pulih hubungan saya dengan Bung Karno karena diperlukan oleh AD,” kata Nasution.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Siswondo Parman. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

15 Okt 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Agu

PAHLAWAN Revolusi Siswondo Parman lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, pada 4 Agustus 1918. Ia anak keenam dari sebelas bersaudara. Ayahnya merupakan pedagang bernama Kromodihardjo.


Parman menjalani pendidikan dasar di Hollandsch Inlandsche School (HIS) Wonosobo. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Meer Uitgebried Lager Onderwijs (MULO setara SMP) Yogyakarta. 


Pada 1937, Kromodihardjo meninggal dunia. Parman pun batal melanjutkan pendidikan ke Algemeene Middelbare School (AMS setara SMA). Parman lalu membantu ibunya berdagang di Pasar Wonosobo. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page